Jumat, 11 Januari 2013

Fi’il majhul dan ma’lum


 

 Fi’il majhul dan ma’lum

Pada pembelajaran yang lalu, kita telah membahas pembagian fi’il menurut waktunya, sekarang kita akan membahas pembagian fi’il menurut subjeknya.

Fi’il menurut subjeknya (فاعل), terbagi menjadi 2, yaitu:

1. Fi’il ma’lum
2. Fi’il majhul

1. Fi’il ma’lum (اَلْفِعْلُ المَعْلُوْمُ) adalah fi’il yang disebutkan failnya. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini bisa disebut “kata kerja aktif”.

Contoh :

كَتَبَ (kataba)=menulis

قَتَلَ  (qotala)=membunuh

فَتَحَ  (fataha)=membuka



Kata kerja di atas, termasuk fi’il ma'lum, dimana ia membutuhkan subjek.

2. Adapun fi’il majhul (الْفِعْلُ المَجْهُوْلُ ) adalah fi’il yang tidak membutuhkan subjek. Dalam bahasa Indonesia biasa disebut kata kerja pasif.

Contoh :

كُتِبَ (kutiba)=ditulis

قُتِلَ  (qutila)=dibunuh

فُتِحَ  (futiha)=dibuka


Bagaimana cara membuat fi’il majhul dari fi’il ma’lum??

Untuk fi’il madhi, maka kaidahnya :

“Dikasroh huruf sebelum terakhir, dan di dhommah huruf yang berharokat (sebelum huruf terakhir)”

Contoh:

كَتَبَ  (kataba) menjadi كُتِبَ (kutiba)

اِسْتَغْفَرَ  (istagfaro) menjadi اُسْتُغْفِرَ(ustugfiro)

اِنْفَعَلَ  (infa’ala) menjadi اُنْفُعِلَ (unfu’ila)

Adapun untuk fi’il mudhori’, maka kaidahnya :

“Didhommah huruf pertama, dan difathah huruf sebelum terakhir”

Contoh :

يَكْتُبُ  (yaktubu) menjadi يُكْتَبُ  (yuktabu)

يَسْتَغْفِرُ  (yastagfiru) menjadi يُسْتَغْفَرُ  (yustagfaru)

يَنْفَعِلُ  (yanfa’ilu) menjadi يُنْفَعَلُ  (yunfa’alu)

Bagaimana, sudah bisa membuatnya??

Coba kerjakan latihan berikut!

Ubahlah fi’il ma’lum dibawah ini menjadi fi’il majhul

اِنْكَسَرَ      (inkasaro)= pecah

اِنْقَلَبَ       (inqolaba)=terbalik

يُجَاهِدُ      (yujaahidu)=bersungguh-sungguh

يَسْتَمِعَ      (yastami’u)=mendengar

اِسْتَخْرَجَ   (istakhroja)=meminta keluar

يَسْتَخْرِجُ   (yastakhriju)=meminta keluar

0 komentar:

Poskan Komentar